Celine Dion, penyanyi asal Kanada, telah menjadi salah satu diva musik paling terkenal dan dihormati di dunia. Dengan suara luar biasa dan bakat bermusiknya yang tak tertandingi, Dion telah merajai panggung musik internasional selama beberapa dekade.
Kini, dirinya tengah berjuang lawan sindrom langka yang membuat ototnya tidak bisa dikendalikan bernama Stiff Person Syndrome.
Perjalanan Karier Celine Dion

Celine Marie Claudette Dion lahir pada 30 Maret 1968, di Charlemagne, Quebec, Kanada. Dia dibesarkan dalam keluarga yang mencintai musik, dan bakat vokalnya yang luar biasa mulai terlihat sejak usia dini.
Baca juga: Aquaman and The Lost Kingdom Sudah Tayang Hari Ini, Ada Post Credit?
Pada usia 12 tahun, Dion merekam demo bersama kakaknya dan mendapat perhatian manager musik René Angélil. Angélil yakin bahwa Dion memiliki potensi besar, dan keluarganya bahkan menggadaikan rumah mereka untuk membiayai rekaman pertamanya.
Album debut Dion berjudul “La voix du bon Dieu” dirilis pada tahun 1981, dan meskipun belum mencapai sukses internasional, album ini menunjukkan potensi besar penyanyi muda tersebut.
Pada tahun 1983, Dion merilis album bahasa Inggris pertamanya, “Unison,” yang mengandung hits seperti “Where Does My Heart Beat Now.” Album ini membawa Dion meraih pengakuan internasional pertamanya.
Puncak keberhasilan Dion terjadi pada pertengahan tahun 1990-an, terutama dengan merilis lagu “The Power of Love” pada tahun 1993.
Baca juga: Celine Dion Alami Stiff Person Syndrome, Apa Itu?
Lagu ini menjadi hit global dan memperkenalkan Dion ke pasar musik internasional. Kepiawaiannya membawakan lagu-lagu balada emosional membuatnya mendapat julukan “Queen of Power Ballads.”
Salah satu momen puncak dalam karier Dion adalah ketika dia dipilih untuk menyanyikan lagu tema untuk film “Titanic” (1997). Lagu “My Heart Will Go On” menjadi fenomena dan mendominasi tangga lagu di seluruh dunia.
Celine Dion memenangkan Academy Award dan Grammy Award untuk lagu ini, menjadikannya salah satu lagu terkenal sepanjang masa.
Setelah merilis serangkaian album sukses, Dion memutuskan untuk melakukan residensi di Las Vegas pada tahun 2003 dengan pertunjukan “A New Day…” di Colosseum at Caesars Palace. Residensi ini menjadi salah satu yang paling menguntungkan dalam sejarah, membuktikan daya tarik global Dion.
Baca juga: Sinopsis Layangan Putus The Movie, Kelanjutan Kisah Cinta Segitiga
Meskipun menikmati kesuksesan di atas panggung, kehidupan pribadi Dion tidak selalu mulus. Pada tahun 2016, suaminya, René Angélil, meninggal setelah berjuang melawan kanker tenggorokan. Dion juga mengungkapkan pertarungan panjangnya dengan ketidaksuburan sebelum kehamilan kembar pada tahun 2010.
Céline Dion tetap menjadi figur dominan dalam industri musik, mengeksplorasi berbagai gaya musik dan terus merilis album yang sukses. Karyanya melibatkan kerjasama dengan berbagai seniman terkenal, dan dia terus memimpin dalam panggung musik global.