WartaReview– Jika ingin menyaksikan Ancika: Dia yang Bersamaku 1995, ada baiknya mengetahui, atau bahkan menyaksikan urutan film dilan terlebih dahulu. Sebab, secara alur cerita, keempatnya punya karakter utama yang sama, yakni Dilan.
Film Dilan sendiri diadaptasi langsung dari sebuah novel yang juga cukup populer dengan judul sama. Pidi Baiq, pria asal Bandung kelahiran 8 Agustus 1972 adalah orang yang bertanggung jawab di balik hadirnya novel Dilan yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film.
Sebelum lahirnya novel Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 yang diterbitkan pada tahun 2021 kemarin, Pidi Baiq telah menelurkan terlebih dahulu tiga seri novel prekuelnya. Ketiganya ini, masing-masing diterbitkan pada tahun 2014, 2015, dan 2016 silam.
Baca juga: Film Hacker
Urutan Film Dilan
Setelah sukses dalam format buku, Pidi Baiq akhirnya setuju untuk mengalihwahanakan magnum opusnya ini. Pada tiga seri pertamanya, film Dilan masing-masing dirilis pada tahun 2018, 2018, dan 2020. Kemudian, disusul dengan film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 pada tahun 2024.
Maka dari itu, mengetahui urutan film Dilan cukup penting sebelum menyaksikan film yang dibintangi oleh Zee JKT48 sebagai Ancika dan Arbani Yasiz sebagai Dilan tersebut. Selain urutan film Dilan, WartaReview juga bakal memberikan sedikit keterangan atau sinopsis dari masing-masing seri filmnya. Simak selengkapnya!
Baca juga: Film Time Travel
1. Dilan 1990

Di urutan film Dilan yang pertama, para penonton mesti menyaksikan film Dilan 1990 terlebih dahulu. Film ini ditayangkan secara perdana di Indonesia pada 25 Januari 2018 silam.
Film ini mendapatkan jumlah penonton yang termasuk sangat banyak di tahunnya. Beberapa faktor dianggap membuat hal tersebut bisa terjadi. Pertama, jalan film ini menyuguhkan jalan cerita yang unik dan tidak biasa. Kedua, film ini sukses untuk menyusul kesuksesan versi novelnya yang sudah laris terlebih dahulu.
Film ini dibintangi oleh sejumlah artis Tanah Air. Di sini, Iqbaal Ramadhan didapuk sebagai karakter Dilan dan Vanesha Prescilla menjadi Milea.
Ceritanya, Milea pindah sekolah ke Bandung dari Jakarta. Di sini, Milea digambarkan sebagai karakter perempuan remaja yang mempunyai paras yang cantik. Hal ini menjadikannya sebagai wanita yang banyak disukai oleh para pria, tak terkecuali Dilan.
Di satu sisi, Milea sudah punya kekasih di Jakarta. Namun, di lain sisi, Dilan tetap berjuang mendapatkan hati Milea. Akhirnya, perjuangan Dilan pun berhasil.
Dilan sendiri, sejak awal, dikenal sebagai sosok remaja laki-laki yang bandel. Selain punya gaya yang khas, Dilan merupakan sosok remaja yang digambarkan suka berantem. Namun, di sisi lain, Dilan juga merupakan bocah yang pintar.
Untuk mendapatkan perhatian dan hati Milea, Dilan mencoba berbagai cara, termasuk cara-cara yang unik dan jarang terpikirkan oleh orang lain. Beberapa cara yang dilakukan oleh Dilan ini sukses membuat Milea memperhatikan dan akhirnya jatuh hati kepada Dilan.
Setelah sekian perjuangan yang dilakukan oleh Dilan, Milea akhirnya menerima cintanya. Namun, kisah cinta mereka berdua bakal dilanjutkan di urutan film Dilan selanjutnya, yakni Dilan 1991.
Baca juga: Film Andy Lau
2. Dilan 1991

Di film ini, penonton bakal disuguhkan dengan lanjutan film Dilan 1990. Latar pertama diambil dari tanggal 22 Desember 1990. Di film ini, Milea dan Dilan, keduanya sudah resmi sebagai sepasang kekasih.
Namun, di urutan film Dilan yang kedua ini, Dilan menerima ancaman dari pihak sekolah untuk tidak bisa lagi menimba ilmu di sana. Hal ini terjadi setelah Dilan bersitegang hebat dengan karakter bernama Anhar. Artis Giulio Parengkuan adalah sosok yang memerankan karakter Anhar.
Diceritakan bahwa Dilan terlibat beberapa perkelahian. Atas hal ini pula, ia akhirnya menerima ancaman dan mendapatkan musuh.
Hal tersebut ternyata sampai ke telinga Milea. Ia mulai khawatir dengan kondisi dan masa depan sang kekasih, Dilan. Akhirnya, Milea meminta kepada Dilan untuk tidak lagi bergabung dengan geng motor serta menyudahi perkelahian.
Namun, rupanya hal tersebut tidak terlalu didengarkan. Dan, Dilan pun mendapatkan tindak pengeroyokan dari sejumlah orang yang tak diketahui siapa. Usut punya usut, Dilan akhirnya tahu siapa dalam utamanya. Maka dari itu, ia memutuskan untuk melancarkan serangan balas dendam.
Lagi dan lagi, Milea meminta Dilan untuk keluar dari geng motornya. Pada akhirnya, karena dianggap tidak ada cara lain untuk mendesak Dilan, Milea mempertaruhkan hubungan mereka berdua. Jika Dilan masih kekeh ikut dengan geng motor, Milea enggan jadi kekasihnya lagi.
Di satu sisi, Dilan merasa harus tetap bersama dengan para sahabatnya di dalam geng motor. Namun, di sisi lain, Dilan tak mau melihat Milea sedih. Hal ini akhirnya membuat Dilan dilema.
Suatu ketika, Dilan tetap kembali keras kepala ikut bersama dengan geng motornya. Bahkan, sebagai Panglima Tempur, Dilan memimpin teman-temannya untuk bentrok dengan grup lain. Milea yang tahu dengan hal tersebut berusaha menghentikan Dilan. Namun, tetap saja, Dilan tidak menuruti permintaan Milea.
Akhirnya, Milea pun memutuskan hubungannya dengan Dilan. Padahal, keduanya masih menyimpan rasa cinta satu sama lain.
Hubungan keduanya sempat ingin ditengahi oleh ibu Dilan. Namun, hubungan mereka tidak pernah kembali seperti semula. Di akhir cerita urutan film Dilan kedua ini, hubungan keduanya tidak pernah kembali.
Baca juga: Film Dwayne Johnson
3. Milea: Suara dari Dilan

Secara keseluruhan, urutan film Dilan ketiga ini bakal sedikit banyak menyinggung soal film prekuel pertama dan keduanya. Namun, bedanya ada pada sudut pandang yang diambil. Di sini, Dilan menceritakan sudut pandang dari apa yang terjadi dengan dirinya dan Milea.
Beberapa kali, apa yang diminta oleh Milea dituruti oleh Dilan. Di satu sisi, Dilan merasa bahagia bisa terus bersama dengan sang kekasih. Namun, di sisi yang lain, Dilan dianggap tidak lagi sedekat dulu oleh para sahabat tongkrongannya. Hal ini, semakin bertambah ketika Dilan sudah bersama dengan Milea.
Salah satu konflik penting pun terjadi, sahabat Dilan yang bernama Akew diketahui tewas. Penyebabnya, Akew dikeroyok oleh segerombol orang. Hal tersebut, tentu saja, membuat Dilan geram dan coba melancarkan aksi balas dendam terhadap apa yang dilakukan orang-orang tersebut kepada sahabatnya.
Sama seperti di seri sebelumnya, Milea tahu Dilan bakal melancarkan aksi berbahaya lagi. Ia pun coba menghentikan sang kekasih. Sampai-sampai, Milea mesti mengancam Dilan dengan kata perpisahan.
Namun, ternyata, perpisahan itu betul-betul terjadi kepada Milea dan Dilan. Mulai sejak saat itu sampai mereka sudah beranjak dewasa, keduanya tidak pernah lagi punya hubungan spesial. Akhirnya, mereka sudah punya kehidupan masing-masing, apalagi Milea sudah punya kekasih baru.
Baca juga: Film Alien
4. Ancika: Dia yang Bersamaku 1995

Nah, bisa dibilang, ini adalah urutan film Dilan paling baru. Film sekuel ini tayang perdana di Indonesia pada Kamis, 11 Januari 2024.
Dilansir dari Detik, seusia judulnya, film ini punya latar waktu di tahun 1995. Ceritanya masih tetap fokus pada karakter Dilan. Namun, kali ini, sosok wanita yang bakal disorot bukanlah Milea, melainkan Ancika.
Dilan, sebagaimana diketahui sebelumnya, merupakan pentolan dari salah satu geng motor. Sedangkan, di sisi yang berbeda, Ancika adalah sosok yang amat tidak menyukai geng motor. Selain itu, Ancika juga tidak suka hal berbau asmara, ditambah lagi, ia juga tidak suka dengan Dilan.
Sama seperti urutan film Dilan sebelumnya, Dilan berusaha memutar otak guna mendekati dan mengambil hati Ancika. Namun, ia kerap mendapatkan rintangan.
Untuk film Ancika, para penonton bisa menyaksikannya di bioskop. Sedangkan, untuk tiga prekuelnya, para pengguna bisa menyaksikannya, salah satunya, di Netflix. Demikian ulasan tentang urutan film Dilan dari WartaReview.