Hacker GTA 6 Usia 18 Tahun Tertangkap, Kini Sudah Divonis

  • Warta Review
  • Des 22, 2023
Hacker GTA 6 Usia 18 Tahun Tertangkap, Kini Sudah Divonis

WartaReview – Game besutan Rockstar Games bernama GTA 6, atau Game Grand Theft Auto 6, telah dikabarkan bakal rilis pada tahun 2025 nanti. Namun, ada kabar mengejutkan perihal game satu ini

Pasalnya, sebagaimana dilansir dari Okezone, game satu ini sempat dibocorkan oleh seorang peretas. Ternyata, peretas itu merupakan seorang remaja berusia kisaran 18 tahun, yakni Arion Kurtaj.

Hacker GTA 6 Ditangkap

GTA 6
eraspace

Berdasarkan keterangan, Arion telah ditangkap oleh pihak berwajib London di kawasan Oxford. Insiden penangkapan ini terjadi pada September 2022 lalu.

Beberapa saat sebelum penangkapan, Arion diduga telah menyebarluaskan video GTA 6. Padahal, ketika itu, Rockstar Games masih mengembangkan game GTA 6 ini. Dikabarkan, awalnya, Arion sempat tidak mengakui hal tersebut.

Baca juga: Sebab GTA 6, Rockstar Dituntut Rp 31 M oleh Florida Joker

Siapa Itu Arion Kurtaj?

Kabarnya, Arion merupakan salah satu member dari gerombolan peretas dengan jaringan internasional. Nama gerombolan mereka adalah Lapsus$.

Mereka ternyata sudah banyak melakukan aksi serupa sebelumnya. Beberapa pihak yang dikabarkan jadi korban mereka antara lain Rockstar Games, Uber, Microsoft, dan Nvidia.

Kasus Arion ini terbilang cukup runyam. Sebab, Arion diklaim merupakan seorang penderita autisme akut. Dengan hal tersebut, Arion pun tak bisa diadili sebagaimana seharusnya.

Arion, seperti dilansir dari BBC, terus menyatakan sikapnya yang ingin merealisasikan aksi serupa kembali. Akhirnya, kini, ia divonis untuk mendekam di sebuah rumah sakit selama seumur hidupnya.

Baca juga: 7 Fitur Terbaru GTA 6, Pengalaman Bermain Lebih Seru

Aksi Arion Kurtaj

Ketika melakukan aksinya, Arion bekerja di dalam kamar hotel. Katanya, ia memakai Amazon Firestick untuk menyukseskan aksinya.

Hasil yang dilakukan oleh Arion ini kemudian diunggah ke Slack. Lalu, memberikan penawaran kepada pihak Rockstar lewat Telegram. Jika tidak dituruti, ia berencana untuk menyebarkan kode sumber GTA 6.

Atas apa yang dilakukan Arion, Rockstar Games dikabarkan menderita kerugian materiel. Setidaknya, pengembang game GTA 6 ini harus merelakan uang senilai 5 juta dolar Amerika Serikat. Selain itu, Rockstar juga memerlukan waktu lama guna memulihkan data yang ada.

Ternyata, ada juga pelaku lain selain Arion. Namun, namanya tidak disebutkan karena alasan masih di bawah umur.